
(Sumber: Dokumen Pribadi)
Jakarta — Halo, Edufriend! Perkembangan teknologi digital membuat berbagai aktivitas keuangan kini semakin mudah dilakukan. Mulai dari pembayaran, menabung, hingga mengakses berbagai layanan finansial dapat dilakukan hanya melalui perangkat digital. Namun, kemudahan tersebut tentu perlu diiringi dengan pemahaman dan kemampuan mengelola keuangan yang baik. Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian dalam MICEfy 2026 yang mengangkat isu literasi keuangan bagi mahasiswa.
MICEfy 2026 merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pemasaran Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta, bekerja sama dengan Pegadaian dan didukung oleh MICEfy. Kegiatan ini dilaksanakan pada 18 September 2026 di Aula Bung Hatta, UNJ Kampus A. Meskipun demikian, kegiatan ini tidak secara khusus ditetapkan sebagai acara tahunan.
Angkat Literasi Keuangan di Era Digital
MICEfy 2026 mengangkat tema “Financial Literacy in the Digital Era: Empowering Students to Make Smarter Financial Decisions.” Tema tersebut menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi mahasiswa di tengah perkembangan teknologi dan layanan keuangan digital yang semakin mudah diakses.
Kemudahan dalam menggunakan layanan finansial memang memberikan banyak manfaat. Namun, Edufriend juga perlu memahami bahwa setiap keputusan keuangan tetap membutuhkan pertimbangan. Jangan sampai karena semuanya serba mudah dan cepat, kita justru mengambil keputusan tanpa memahami kebutuhan maupun kondisi keuangan sendiri.
Melalui tema ini, mahasiswa diajak untuk tidak hanya mengenal berbagai pilihan layanan keuangan, tetapi juga memahami dan mempertimbangkan setiap keputusan finansial secara lebih bijak dan bertanggung jawab.
Bekal Mengelola Keuangan Sejak Dini

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Pelaksanaan MICEfy 2026 memiliki tujuan utama untuk meningkatkan literasi keuangan mahasiswa. Pembahasan mengenai pengelolaan keuangan secara praktis, perkembangan layanan keuangan digital, hingga cara mengambil keputusan finansial menjadi bagian penting yang perlu dipahami mahasiswa.
Bagi mahasiswa, kemampuan mengelola keuangan sejak dini tentu menjadi bekal yang penting. Pengelolaan tersebut bisa dimulai dari hal sederhana, seperti membedakan kebutuhan dan keinginan, mengatur pengeluaran, serta mempertimbangkan kembali sebelum menggunakan uang untuk sesuatu yang tidak terlalu diperlukan.
Dengan pemahaman yang lebih baik, mahasiswa diharapkan dapat lebih sadar terhadap kondisi keuangan masing-masing dan mampu mengambil keputusan yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan.
Harapannya Tidak Berhenti di Teori
MICEfy 2026 diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman secara teori kepada mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk mulai menerapkan kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah banyaknya pilihan layanan finansial di era digital, sikap kritis juga menjadi hal yang penting. Mahasiswa diharapkan mampu melihat setiap pilihan secara lebih teliti, mempertimbangkan manfaat dan risikonya, serta menyesuaikannya dengan kondisi keuangan masing-masing.
Dengan begitu, literasi keuangan bukan hanya menjadi pengetahuan yang didapatkan dalam sebuah kegiatan, tetapi juga dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, MICEfy 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa menjadi cerdas secara finansial bukan berarti harus memiliki banyak uang, tetapi mampu mengelola dan mengambil keputusan keuangan secara bijak sesuai kebutuhan dan kemampuan.
Gimana, Edufriend? Sudah mulai lebih sadar dengan cara lo mengatur keuangan di era digital? Yuk, mulai dari hal sederhana dan jadikan keputusan finansial yang lebih bijak sebagai kebiasaan sejak sekarang!
Writer: Chelsea Divana Caroline Tobing
Editor: Tim Newa Director








