
(Sumber: Humas UNJ)
Jakarta — Halo, Edufriend! Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pertahanan Republik Indonesia (LP2M Unhan RI) menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Jurnal Ilmiah pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini ditujukan bagi calon pengelola dan pengelola jurnal ilmiah di lingkungan Unhan RI, dengan tiga narasumber dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ): Widyaningrum Indrasari, Arya Adipura, dan Devi Anggaheni.

(Sumber: Humas UNJ)
Jurnal Terkelola dengan Standar yang Jelas
Bimtek ini bertujuan meningkatkan kemampuan para pengelola dalam membangun dan mengembangkan jurnal ilmiah. Sasarannya ada tiga: memenuhi standar penerbitan akademik, punya mekanisme editorial yang kredibel, dan didukung sistem teknologi informasi yang andal. Para narasumber juga berbagi pengalaman soal tata kelola penerbitan ilmiah, keamanan sistem publikasi digital, dan pengembangan website jurnal yang profesional serta berkelanjutan.
Tiga Materi, Satu Alur Penerbitan
Materi dibagi menjadi tiga sesi yang saking melengkapi, yaitu mulai dari Pengenalan Open Journal Systems (OJS) dan Penguatan Tata Kelola Jurnal, Meningkatkan Keamanan OJS Perguruan Tinggi, dan Membangun Website Jurnal.
Di sesi pertama, peserta akan mengenal OJS, platform yang menyatukan seluruh tahap penerbitan: penulis mengirim naskah, editor memeriksa di awal, mitra bestari menelaah, naskah disunting lalu artikel diterbitkan. Permasalahan juga menekankan tata kelola editorial yang transparan, konsisten, dan sesuai etika publikasi dengan pembagian peran yang jelas.
Tidak Menyepelekan Keamanan Data
Nah, Edufriend, sistem OJS ini menyimpan banyak informasi penting! Mulai dari identitas pengguna, naskah penelitian, dokumen penelaahan, sampai data proses penerbitan. Karena itu, sesi kedua membahas pengamanan akun pengguna, pengaturan hak akses, pembaruan perangkat lunak, pemeliharaan sistem, dan pencadangan data secara berkala. Langkah-langkah ini membantu mengurangi risiko gangguan layanan, penyalahgunaan akun, kebocoran informasi, dan kehilangan data yang bisa menghambat penerbitan.
Website Jurnal sebagai Wadah Publikasi
Pada sesi terakhir, peserta diperkenalkan pada tahapan membangun sistem publikasi digital, mulai dari menyiapkan infrastruktur, instalasi dan konfigurasi OJS, mengatur identitas jurnal, menata tampilan website, sampai menyediakan fitur yang memudahkan penulis, editor, mitra bestari, dan pembaca. Website yang dikelola dengan baik tidak hanya jadi tempat artikel diterbitkan, tetapi juga mencerminkan kualitas akademik institusinya. Kalau informatif, aman, dan mudah diakses, hasil penelitian bisa menjangkau lebih banyak kalangan ilmiah.
Kualitas Jurnal Bukan Cuma Jumlah Artikel
Ketua LPPM UNJ, Prof. Iwan Sugihartono, menyampaikan bahwa kualitas publikasi ilmiah sangat bergantung pada kemampuan pengelola menjaga integritas akademik, menerapkan standar editorial, dan memanfaatkan teknologi informasi dengan tepat. Menurutnya, mengembangkan jurnal tidak sekadar memperbanyak artikel, tetapi juga mengelola prosesnya secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Ia menambahkan bahwa membangun ekosistem publikasi yang sehat adalah tanggung jawab bersama semua perguruan tinggi, sehingga pertukaran pengetahuan antarinstitusi menjadi penting. Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi bisa berlanjut ke kolaborasi yang lebih luas, seperti pengembangan publikasi, penguatan kapasitas pengelola jurnal, dan budaya riset yang berintegritas.
Output apa yang bisa diperoleh peserta?
Lewat bimtek ini, para pengelola jurnal Unhan RI diharapkan bisa mengevaluasi sistem penerbitan yang sudah berjalan, mengenali apa saja yang perlu dikembangkan, dan menerapkan pengelolaan yang lebih profesional. Ilmunya juga diharapkan berguna, baik untuk merintis jurnal baru maupun meningkatkan mutu jurnal yang sudah terbit. Dengan pengelolaan yang makin baik, jurnal ilmiah diharapkan bisa menjadi ruang bertukar gagasan dan menyebarkan temuan penelitian yang memberi manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi di Indonesia.
Kalo lo sendiri gimana, Edufriend? Apakah lo salah satu mahasiswa yang suka menulis? Di balik satu artikel ilmiah yang terbit, ternyata banyak banget proses yang dilalui. Yuk, mulai peduli pada proses di Balik Publikasi!
Writer: Nayla Octaviani
Editor: Tim News Director








