Singkat Berbudaya 2025: Ajang Seru Memperkenalkan Budaya Betawi!
(Sumber: Dok. Tim Singkat Berbudaya)
Depok — Halo, Edufriend! Singkat Berbudaya 2025 Gelaran Ke-2 kembali sukses menarik perhatian publik, terutama kalangan generasi muda, melalui perayaan budaya Betawi yang digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Alun-Alun Kota Depok Timur (GDC). Mengusung tema “Hajatan Aseli Kampung Betawi” dengan tagline “Betawi Aseli, Nimbrungnya Cuma di Marih”, acara ini menghadirkan nuansa tradisi Betawi yang dikemas secara lebih modern, inklusif, dan relevan dengan selera generasi masa kini, lho!
Budaya Betawi dalam Kacamata Generasi Muda
Diselenggarakan oleh mahasiswa semester 5 Program Studi MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) Politeknik Negeri Jakarta, acara ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat identitas budaya Betawi sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan merayakan warisan budayanya.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pra-acara melalui kompetisi online bertajuk “Kreasi Anak Mude, Cerminan Budaye Kite”, yang meliputi Lomba Poster Digital dan Lomba Fotografi. Tingginya jumlah karya yang berpartisipasi mencerminkan antusiasme peserta dalam mengekspresikan budaya Betawi lewat media visual yang kreatif. Terbuka untuk umum, kompetisi ini bukan hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga ruang ekspresi bagi generasi muda untuk berkontribusi aktif dalam pelestarian budaya.
Tradisi Betawi Dikemas dengan Modern dan Interaktif
Di hari pelaksanaan, acara dibuka dengan pawai budaya, tradisi rebut dandang, serta sesi OMG! (Ondel-Ondel Meet & Greet) yang disambut meriah oleh pengunjung. Beragam pertunjukan seperti Tari Topeng Cisalak dan Fashion Show Betawi turut memeriahkan suasana. Perpaduan antara unsur tradisional dan kemasan modern ini menunjukkan bahwa budaya Betawi dapat tetap lestari tanpa kehilangan relevansinya di tengah perkembangan zaman.
(Sumber: Dok. Tim Singkat Berbudaya)
Lomba, UMKM, dan Ruang Kreatif yang Meramaikan Acara
Memasuki acara utama, pengunjung diajak berpartisipasi dalam berbagai perlombaan bernuansa Betawi, mulai dari Lomba Fashion Show Eneng Entong, Lomba Menyanyi Lagu Betawi, Lomba Mewarnai, hingga Lomba Tari Betawi Kelompok. Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Betawi sejak usia dini.
Keseruan acara semakin lengkap dengan hadirnya bazar UMKM lokal, zona permainan tradisional, serta area kreatif yang dipadati pengunjung. Partisipasi pelaku UMKM menjadi bukti nyata dukungan terhadap penguatan ekonomi kreatif Kota Depok. Selain itu, inovasi OOPS! (Ondel-Ondel Photo Session) sebagai photobooth virtual berhasil menarik minat generasi muda dengan menggabungkan elemen budaya Betawi dan tren visual digital.
Secara keseluruhan, Singkat Berbudaya 2025 Gelaran Ke-2 nggak cuma berfungsi sebagai ajang hiburan, Edufriend, tetapi juga menjadi ruang edukasi budaya yang efektif. Konsep kreatif yang melibatkan generasi muda membuktikan bahwa pelestarian budaya nggak harus kaku, tapi bisa dibuat secara partisipatif dan menyenangkan. Kegiatan ini patut diapresiasi sebagai contoh bagaimana budaya lokal dapat terus hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.
Wah, ternyata budaya yang kita miliki bisa semakin menarik kalau dikemas dengan kreatif ya, Edufriend? Yuk, saatnya generasi muda ambil peran dalam melestarikan budaya!
Writer: Mahadewi
Editor: Tim News Director


