PLKK-UNJ Hadirkan Layanan Kesehatan dan Konseling dalam Satu Tempat

(Sumber: unj.ac.id)

Jakarta — Halo, Edufriend! Upaya Universitas Negeri Jakarta dalam membangun lingkungan kampus yang lebih sehat terus diperkuat melalui kehadiran Pusat Layanan Kesehatan dan Konseling Universitas Negeri Jakarta atau PLKK-UNJ. Fasilitas yang baru diresmikan tersebut mendapat kunjungan dari Majelis Wali Amanat UNJ pada Kamis, 18 Juni 2026.

Kunjungan ini menjadi momen bagi jajaran MWA UNJ untuk melihat langsung pelayanan yang kini tersedia bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Tidak hanya melayani kebutuhan medis, PLKK-UNJ juga menyediakan layanan konseling sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mental warga kampus.

Fasilitas Baru untuk Mendukung Kebutuhan Warga Kampus

Ketua MWA UNJ, Prof. Nizam, bersama Sekretaris MWA UNJ, Hapidin, meninjau sejumlah ruangan yang digunakan untuk pelayanan di PLKK-UNJ. Beberapa fasilitas tersebut meliputi ruang pemeriksaan, ruang tindakan, farmasi, ruang tunggu, serta ruang konseling.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Ifan Iskandar, Kepala Badan Pengelola Usaha UNJ, Widya Parimita, Kepala Klinik Pratama PLKK-UNJ, Ruliando Hasea Purba, serta tim pengelola.

Melalui fasilitas yang lebih tertata dan nyaman, PLKK-UNJ diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan mudah dijangkau. Penggabungan layanan kesehatan dan konseling juga membuat kebutuhan fisik maupun psikologis sivitas akademika dapat ditangani secara lebih menyeluruh.

Prof. Nizam menilai keberadaan PLKK-UNJ sebagai langkah penting dalam mendukung kegiatan kampus. Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik dapat membantu warga kampus menjalankan aktivitas belajar, bekerja, meneliti, dan berkarya dengan lebih optimal.

Wujud Komitmen UNJ terhadap Kesejahteraan Sivitas Akademika

Pengembangan PLKK-UNJ tidak hanya berfokus pada pembaruan bangunan dan fasilitas. Kehadiran pusat layanan ini juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pendukung akademik di lingkungan universitas.

Hapidin menyampaikan bahwa layanan konseling menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan PLKK-UNJ. Kebutuhan terhadap dukungan kesehatan mental dinilai semakin relevan, terutama di tengah berbagai tekanan akademik dan pekerjaan yang dihadapi warga kampus.

Prof. Ifan Iskandar juga menegaskan bahwa universitas ingin memberikan akses pelayanan yang profesional, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan sivitas akademika. Sementara itu, Widya Parimita menyampaikan bahwa proses revitalisasi telah dilakukan dengan memperhatikan standar fasilitas kesehatan agar pelayanan dapat terus berkembang secara profesional dan berkelanjutan.

Dukungan MWA UNJ terhadap PLKK-UNJ menunjukkan bahwa kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun lingkungan akademik yang berkualitas. Dengan fasilitas dan layanan yang semakin lengkap, PLKK-UNJ diharapkan dapat menjadi ruang yang aman bagi warga kampus untuk mendapatkan bantuan kesehatan maupun konseling.

Edufriend, jangan abaikan kondisi fisik dan mental hanya karena sibuk dengan tugas dan kegiatan kampus, ya! Manfaatkan layanan PLKK-UNJ saat dibutuhkan dan mari bersama-sama membangun lingkungan kampus yang lebih sehat, nyaman, dan peduli terhadap sesama.

 

 

Writer: Nida Khansa Fauziah

Editor: Tim News Director