Pesta Warna Nada Day 2 Tutup Perayaan Akhir Pekan Jakarta dengan Ledakan Warna dan Musik
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Jakarta – Edufriend! Siapa bilang akhir pekan cukup dihabiskan dengan rebahan? Di Pesta Warna Nada 2026, ribuan pengunjung justru memilih merayakannya dengan musik, warna, dan kebersamaan.
Setelah sukses mencuri perhatian di hari pertama, festival yang digelar di Ex Hanggar Teras Pancoran ini kembali hadir pada Minggu, 14 Juni 2026 untuk menutup rangkaian acara dengan kemeriahan yang lebih besar.
Deretan musisi favorit siap tampil di atas panggung, mengajak ribuan pengunjung larut dalam kemeriahan musik dan kebersamaan yang mewarnai setiap momen festival. Namun, warna yang hadir di Pesta Warna Nada tak hanya datang dari panggung. Festival ini juga mengajak pengunjung menjadi bagian dari kemeriahan lewat serbuk pewarna warna-warni yang siap membuat suasana semakin meriah.
Kemeriahan Day 2 Pesta Warna Nada 2026 dimulai dengan penampilan HIVI! yang membuka rangkaian pertunjukan sore itu. Grup musik yang dikenal lewat lagu-lagu bernuansa hangat dan romantis ini sukses menciptakan suasana akrab sejak awal acara. Ribuan pengunjung tampak menikmati setiap lagu yang dibawakan, dengan momen sing along pada “Siapkah Kau ‘Tuk Jatuh Cinta Lagi” yang menjadi penutup manis penampilan mereka.
Energi festival kemudian berlanjut bersama Traffic Jam yang tampil dengan warna musik dan semangat yang berbeda. Penampilan mereka berhasil menjaga antusiasme penonton yang terus memadati area festival, membuat suasana semakin hidup menjelang malam hari.
Memasuki waktu senja, giliran Maliq & D’Essentials mengambil alih panggung. Grup musik yang dikenal dengan penampilan penuh groove ini sukses mengajak pengunjung bernyanyi dan berdansa bersama. Deretan lagu hits yang dibawakan membuat area festival dipenuhi senyum dan euforia para penonton yang menikmati setiap momen.
Suasana kemudian berubah menjadi lebih hangat dan emosional saat BCL hadir menyapa para penggemarnya lewat Special Set Bring Back Memory. Penampilan yang memiliki karakter vokal khas ini berhasil mengundang antusiasme penonton yang larut dalam setiap lagu yang dibawakannya. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen tersebut melalui ponsel mereka.
Menjelang puncak acara, Reality Club mengambil alih panggung dan langsung disambut meriah oleh para penggemar. Deretan lagu andalan mereka sukses membuat penonton bernyanyi bersama, menciptakan atmosfer yang semakin megah di penghujung festival.
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Sebagai penutup, DNA hadir mengakhiri rangkaian Day 2 dengan penampilan Special Set Top Hits 2016 yang langsung mengubah area festival menjadi lautan pesta. Lewat remix lagu-lagu populer dan set DJ yang energik, mereka sukses membuat ribuan pengunjung terus berjoget hingga akhir acara. Momen unik terjadi saat DNA membawa gerobak sempol ke atas panggung, yang langsung mengundang sorak dan tawa penonton.
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Dengan suasana yang semakin pecah oleh dentuman beat, visual panggung, dan semburan warna, DNA menutup Pesta Warna Nada 2026 Day 2 dengan meriah dan tak terlupakan.
Pesta Warna Nada bukan hanya soal konser. Festival ini menghadirkan pengalaman yang lebih luas melalui berbagai area interaktif seperti Creative Market, F&B Area, Community Zone, hingga aktivitas seni yang memungkinkan pengunjung mengekspresikan diri dengan cara yang unik. Konsep inilah yang membuat Pesta Warna Nada menjadi lebih dari sekadar festival musik, melainkan ruang untuk merayakan kreativitas dan kebersamaan.
Dengan dresscode khas berupa outfit putih dan kacamata hitam, para pengunjung akan kembali menjadi kanvas hidup bagi semburan warna-warni yang menjadi identitas utama festival ini.
Di tengah hiruk pikuk Jakarta, Pesta Warna Nada menawarkan satu hal yang sering dicari banyak orang yaitu kesempatan untuk berhenti sejenak, menikmati musik, dan menemukan warna dalam hidup mereka.
Writer: Nayla Faradilla
Editor: Tim News Director
