Dari Kampus ke Dunia Kebanksentralan: Mahasiswa UNJ Belajar Langsung Bersama Bank Indonesia

(Sumber: Dokumen Pribadi)

Jakarta – Edufriend, Universitas Negeri Jakarta berkesempatan untuk hadir pada kegiatan edukatif bersama Bank Indonesia di Aula Ki Hajar Dewantara, UNJ, pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Adhityas Ghaniyya Tejo, Haris Fatori Aldila, dan Lidia Simanjuntak sebagai narasumber untuk mengenalkan dunia kebanksentralan kepada mahasiswa.

Mengenal Peran Strategis Bank Indonesia 

Dalam pemaparannya, Haris Fatori Aldila menjelaskan bahwa Bank Indonesia memiliki 46 kantor perwakilan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran kantor perwakilan ini menunjukkan bahwa BI tidak hanya bekerja dari pusat, tetapi juga hadir di daerah untuk mendukung peredaran uang, sistem pembayaran, dan pelaksanaan kebijakan secara lebih merata.

Materi utama kegiatan membahas sejarah bank sentral, sejarah Bank Indonesia, tujuan, tugas, wewenang, serta struktur organisasi BI. Dijelaskan bahwa posisi Bank Indonesia sebagai bank sentral sangat penting karena BI berperan menjaga peredaran uang, stabilitas nilai rupiah, dan mencegah risiko ekonomi seperti inflasi. Pada masa lalu, fungsi bank sentral sempat berdekatan dengan bank komersial, namun kemudian dipisahkan agar BI dapat lebih fokus menjalankan fungsi kebanksentralan.

Literasi Keuangan dan Edukasi Keuangan

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai perbedaan pengawasan mikroprudensial dan makroprudensial. Pengawasan mikroprudensial berada di bawah OJK dan berfokus pada kesehatan masing-masing lembaga keuangan, sedangkan Bank Indonesia menjalankan pengawasan makroprudensial untuk menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan.

Kegiatan ini juga semakin interaktif karena audiens diajak untuk mengenali dan membedakan keaslian uang rupiah. Melalui sesi tersebut, mahasiswa tidak hanya memahami fungsi BI secara teori, tetapi juga belajar langsung bagaimana masyarakat dapat lebih teliti dalam mengenali uang asli dan menjaga kepercayaan terhadap rupiah.

Dukungan BI untuk Generasi Muda

Menariknya, Bank Indonesia juga memberikan 110 beasiswa untuk mahasiswa UNJ sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kualitas generasi muda. Dengan semangat “Di Setiap Makna Indonesia”, BI menunjukkan bahwa perannya tidak hanya berada dalam kebijakan ekonomi, tetapi juga dekat dengan kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa literasi kebanksentralan penting untuk dipahami mahasiswa. 

Edufriend, yuk lebih aktif mengikuti kegiatan edukatif dan mulai peduli terhadap isu ekonomi! Karena memahami peran Bank Indonesia berarti ikut memahami bagaimana stabilitas ekonomi Indonesia dijaga untuk masa depan bersama.

 

 

Writer: Fabhio Khayru

Editor: Tim News Director