Kreasa Fest 2026: Wadah Kreativitas dan Kolaborasi Mahasiswa Komunikasi di Era Digital

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Jakarta — Halo, Edufriend! Di tengah pesatnya arus informasi digital dan perubahan pola konsumsi media, budaya Indonesia menghadapi tantangan untuk tetap relevan, dikenal, dan dipahami oleh generasi masa kini. Pelestarian budaya tidak lagi cukup dilakukan melalui pewarisan nilai, tetapi juga membutuhkan strategi komunikasi yang kreatif agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Peran generasi muda pun menjadi semakin penting sebagai agen yang mampu menghubungkan warisan budaya dengan perkembangan teknologi dan media digital.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya tersebut, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara (Fikom Untar) sukses menyelenggarakan Kreasa Fest (Kolaborasi, Kreasi, Rasa, Asa) pada 5 Juni 2026. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Communication Week 2026 ini berlangsung di Graha Swara, Kampus 1 Universitas Tarumanagara, Jakarta, dengan mengusung tema “Budaya Menginspirasi, Generasi Beraksi.” Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan komunikasi strategis dalam menghadapi tantangan pelestarian budaya di era digital.

Kreativitas, Komunikasi, dan Inovasi Bertemu dalam Satu Panggung

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Kreasa Fest 2026 menghadirkan kompetisi komunikasi tingkat nasional yang terdiri dari PRASASTI pada bidang Public Relations, LENTERA pada bidang Advertising, dan AKSARA pada bidang Journalism. Melalui kompetisi ini, peserta diajak untuk menghasilkan gagasan dan solusi komunikasi yang mampu mengangkat isu budaya secara kreatif, relevan, dan berdampak bagi masyarakat. Selain kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi talk show bersama praktisi industri kreatif dan komunikasi Indonesia.

Sejumlah tokoh ternama di industri kreatif dan komunikasi Indonesia hadir sebagai pembicara talk show, di antaranya Janoe Arijanto selaku Former CEO Dentsu One Indonesia dan Ketua P3I periode 2018-2025, Dimas Djayadiningrat sebagai film dan commercial director, Alissya Amri selaku Pengurus Harian Perhumas Muda Jakarta Raya, serta Andovi da Lopez sebagai content creator, host, dan creator dari Save Andovi serta Polarisasi Musical. 

Kehadiran para pembicara berhasil memberikan wawasan, inspirasi, serta pengalaman industri kepada peserta mengenai perkembangan dunia komunikasi dan industri kreatif di Indonesia. Kreasa Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kreativitas generasi muda di bidang komunikasi dan industri kreatif. 

Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, H. Giring Ganesha Djumaryo, S.I.Kom., turut menyampaikan keynote speech melalui video dan mengapresiasi penyelengaraan Kreasa Fest sebagai ruang belajar dan berkarya bagi generasi muda.“Selama ini kita berbicara budaya sebagai warisan, itu benar. Namun budaya bukan hanya soal melestarikan, melainkan juga menciptakan masa depan. Karena itu ketika menceritakan budaya, kita juga berbicara tentang kreativitas dan inovasi,” ujar Giring. Giring juga menekankan bahwa generasi muda saat ini memiliki peluang besar untuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui teknologi digital. Menurutnya, satu konten kreatif dapat menjangkau jutaan orang dan menjadi sarana untuk mengembangkan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara, Dr. Sinta Paramita, S.I.P., M.A., menyampaikan bahwa Kreasa Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan komunikasi secara profesional. “Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan media, budaya tidak cukup hanya dijaga, tetapi juga perlu dikomunikasikan, dihidupkan kembali, dan diberi ruang untuk berkembang melalui pendekatan yang kreatif dan inovatif,” jelas Sinta.

Dari Budaya, Lahir Gagasan untuk Masa Depan

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Ia berharap Kreasa Fest dapat menjadi ruang lahirnya gagasan dan solusi komunikasi yang mampu memperkuat kesadaran budaya di masyarakat, sekaligus mendorong mahasiswa menjadi insan komunikasi yang kompeten, adaptif, dan berdampak bagi bangsa. Ketua Pelaksana Kreasa Fest 2026, Erin, turut menyampaikan bahwa tema “Budaya Menginspirasi, Generasi Beraksi” dipilih untuk mengajak generasi muda melihat budaya sebagai sumber inspirasi yang dapat diwujudkan dalam berbagai karya dan solusi kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Melalui kompetisi dan sesi diskusi, mahasiswa didorong untuk membuktikan bahwa budaya dapat bertransformasi menjadi karya nyata yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui Kreasa Fest 2026, Fikom Untar berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, kolaboratif, dan aplikatif sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas. 

Nah, Edufriend! Kreasa Fest 2026 ini merupakan bagian dari Communication Week, luaran mata kuliah management event yaitu Implementasi Program Komunikasi yang sudah terselenggara sejak tahun 2017. Di usia ke-20 tahun, Fikom Untar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri, media, komunitas, dan institusi pendidikan. Kreasa Fest 2026 diharapkan dapat terus menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa komunikasi Indonesia untuk berkarya, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat melalui kreativitas dan inovasi. Seru sekali kan Edufriend! Sampai jumpa di Kreasa Fest 2027 yaa Edufriend!

 

 

Writer: Ilya Viona Chitra

Editor: Tim News Director